Studi Literatur Sektor Informal Perkotaan No. 3

  • Working Paper
  • AKATIGA
  • 2009
  • Colombia · Ghana · Indonesia

Abstract

Pembahasan mengenai sektor informal perkotaan mencapai puncaknya pada era 1970­ an. Terlihat dari banyaknya studi yang dilakukan terutama di Amerika Latin, seperti studi Bromley (1979) di Colombia dan Hart (1973) di Ghana. Perkembangan sektor informal perkotaan tidak terlepas dari tingginya arus migrasi desa­kota dan terbatasnya kesempatan kerja di sektor formal terutama bagi penduduk yang berpendidikan, berketrampilan rendah, dan berusia non­produktif (Sethuraman 1981; Mazumdar 1976; Firdausy 1995). Untuk kasus Indonesia, publikasi mengenai kajian sektor informal banyak dikeluarkan pada era 1990­an (lihat Manning dan Effendi 1991; Firdausy 1995; Rachbini dan Hamid 1994) dan mulai menurun di era berikutnya. Padahal Perubahan konteks ekonomi, politik, dan sosial sejak era reformasi dan otonomi daerah membuat kajian sektor informal menjadi sangat penting dilakukan. Pendekatan pemerintah yang biasanya didominasi oleh “supply­side” oriented atau top­down/elitis tanpa melibatkan para pelaku ekonomi informal (Firdausy 1995), di beberapa kota di Indonesia mulai bergeser menjadi lebih partisipatif.

Metrics

  • 107 views
  • 80 downloads

Publisher

AKATIGA

AKATIGA is a Bandung-based research institute founded in 1991 as a result of a partnership betwee... more