Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa Antara Yang Menggunakan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Tgt (Team Game Turnamen) Dengan Pembelajaran Konvensional (Studi Eksperimen Pada Siswa Kelas VII Di SMP Negeri I Waled)

Ratnawati, Etty • Marvina, Yenie
Journal article EduMa • 2012

Abstract

Pembelajaran matematika masih dianggap sulit oleh sebagian siswa, sehingga masih banyak siswa yang masihkurang memahami konsep dengan benar. Di samping itu, dalam proses mengajar strategi yang digunakan gurudalam pembelajaran matematika mayoritas masih menggunakan metode konvensional sehingga membuat siswamerasa jenuh dan kurang semangat. Hal ini dapat mengakibatkan hasil belajar matematika siswa kurangmaksimal. Oleh karena itu, perlu digunakan strategi yang dapat memotivasi siswa, dan membangkitkansemangat siswa, serta membuat siswa menjadi aktif dan kreatif yaitu dengan pembelajaran kooperatif tipe TGT(Team Game Turnamen). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana hasil belajar matematika siswa denganmenggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Game Turnamen) dan memperbaharui sertameningkatkan hasil belajar matematika siswa. Pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Game Turnamen)adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok-kelompok belajaryang beranggotakan 4 sampai 6 orang siswa yang memiliki kemampuan, jenis kelamin, dan suku atau ras yangberbeda. Kelompok yang mencapai skor atau kriteria tertinggi yang telah ditentukan bersama-sama akanmendapatkan suatu penghargaan (reward). Pembelajaran konvensional dalam hal ini pembelajaran ekspositoriadalah pembelajaran yang berpusat pada guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh siswa kelas VII SMP Negeri I Waled tahun ajaran 2011-2012 yang berjumlah 316 siswa. Pengambilansampel dilakukan berdasarkan pertimbangan perorangan atau peneliti. Di samping itu, penulis mengikutibeberapa saran dan pertimbangan yang diberikan oleh guru mata pelajaran matematika di SMP Negeri IWaled. Selain itu pengambilan sampel juga dilakukan berdasarkan bahwa kelas tersebut mempunyaikemampuan dan prestasi yang berbeda. Uji yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas, uji dua sampelsaling bebas (Independen Samples Test). Hasil belajar matematika siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar matematikasiswa kelas kontrol. Nilai rata-rata posttest yang diperoleh kelas eksperimen yaitu 80, 45 sedangkan kelaskontrol yaitu 74,53. Berdasarkan perhitungan uji t dengan menggunakan program SPSS 18 didapat thitung =2,579; df = 78 dengan ttabel = 1,665. Oleh karena itu, t hitung > ttabel (2,579 > 1,665) dan nilai sig. 0,012 < 0,05, maka H0 ditolak, sehingga Ha diterima artinya terdapat perbedaan antara hasil belajar matematika siswakelas eksperimen dengan kelas kontrol.

Metrics

  • 169 views
  • 90 downloads

Journal

EduMa

EduMa Journal of Mathematics Education Learning and Teaching contains the results of research, re... see more