Pengolahan Limbah Cair Industri Tembaga

Istihanah Nurul Eskani • Ivone De Carlo
Journal article Dinamika Kerajinan dan Batik • 2007

Download full text
(Bahasa Indonesia, 7 pages)

Abstract

Pengolahan Iimbah cair industri tembaga dengan menggunakan proses elektrokimia pada prinsipnya mengalirkan arus listrik ke dalam air limbah, sehingga arus tersebut menyebabkan ketidakstabilan partikel tersuspensi dalam air limbah, termasuk logam, hidrokarbon dan organik. Ketika partikel partikel tersebut tidak stabil, terjadi gaya tarik menarik antara ion yang muatannya berlawanan membentuk partikel yang lebih besar sehingga mudah mengendap. Sampel air limbah diambil pada tahap sesudah pencucian dan sesudah pewamaan dari industri kerajinan tembaga. Masing masing sampel limbah dimasukkan dalam bak kaca ukuran 17 cm x 17 cm x 12 cm. Proses elektrokimia dijalankan dengan elektroda Al, arus 10 V dan 20 V dimana untuk tiap-tiap arus selama 2 jam, dan tiap 1/2 jam diambil sampel limbah sebanyak 25 ml untuk dianalisa kandungan Cu-nya. Hasil proses elektrokimia pada sampel air limbah (pencucian), terjadi penurunan kandungan Cu sampai sebesar 35%, dalam waktu 2 jam dengan voltase 20 V. Sedangkan pada sampel air limbah (pewarnaan), terjadi penurunan kandungan Cu sampai sebesar 85%, dalam waktu 2 jam dengan voltase 10 V. Hasil pengolahan air limbah secara elektrokimia menunjukkan bahwa secara teknis perlu mempertimbangkan pengaruh voltase, waktu pengolahan dan luas permukaan katoda yang digunakan.

Metrics

  • 169 views
  • 730 downloads

Journal

Dinamika Kerajinan dan Batik

Dinamika Kerajinan dan Batik (DKB): Majalah Ilmiah adalah jurnal ilmiah untuk mempublikasikan has... see more