Seni Usik Wiwitan: Intervensi Kesehatan Berbasis Budaya Lokal Terhadap Ibu Hamil Trimester III Di Kota Bandung, Jawa Barat

Siti Sugih Hartiningsih • Suryani Soepardan • Yeti Hernawati • Weny Lestari
Journal article Buletin Penelitian Sistem Kesehatan • 2016 Indonesia

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan kematian ibu akibat persalinan hingga saat ini masih menjadi perhatian banyak pihak. Berbagai upaya telah dilakukan, namun angka kematian ibu masih tetap tinggi. Kesehatan fisik dan psikis ibu sangat menentukan terjadinya persalinan yang aman dan tidak beresiko. Senam hamil yang telah menjadi salah satu program di tingkat pelayanan dasar dapat dikombinasikan dengan aktivitas lain untuk meningkatkan ketenangan psikologis ibu. Seni Usik Wiwitan yang terdiri dari olah nafas dan olah tubuh (ngajurus) dan olah rasa (tumekung) dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan psikis ibu. Tujuan: Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh kombinasi senam hamil dan seni Usik Wiwitan terhadap kesehatan ibu hamil. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di wilayah binaan Puskesmas Ibrahim Adjie Kota Bandung, yaitu Kelurahan Kebon Gedang dan Cibangkong, dengan total sampel 41 orang ibu hamil trimester III yang dalam kondisi sehat. Penetapan kelompok intervensi dan kontrol dilakukan dengan pengundian. Intervensi yang diberikan adalah senam hamil kombinasi dengan latihan seni Usik Wiwitan berupa ngajurus dan tumekung selama 16 kali pertemuan dalam 8 minggu, sedangkan kelompok kontrol hanya melakukan senam hamil saja dalam waktu yang sama. Parameter yang diukur adalah kondisi fisik dan psikis ibu berdasar pemeriksaan tekanan darah, kadar protein urine, kondisi edema pada tubuh ibu dan instrumen kecemasan yaitu State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Hasil: Hasil uji pre dan post test pada kelompok kontrol dan intervensi menunjukkan bahwa ada beda antara kelompok ibu hamil yang diintervensi dengan senam hamil kombinasi seni Usik Wiwitan. Pada kelompok intervensi di pertemuan ke-8 dan ke-16 mengalami penurunan tekanan darah, protein urine dan tingkat kecemasan yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Seni usik wiwitan yang merupakan kesenian asli Sunda memberikan pengaruh yang positif pada kondisi kesehatan fisik dan psikis ibu hamil trimester III hingga pada saat menjelang proses kelahiran. Saran: Seni usik wiwitan dapat dijadikan rujukan bagi program dinas kesehatan sebagai model intervensi berbasis budaya lokal untuk kehamilan yang sehat dan persalinan yang aman dan tidak beresiko. Background: The problem of maternal deaths due to childbirth is still a concern because even though many parties have made various efforts but maternal mortality remains high. Physical and psychological maternal health determine safe delivery. Pregnancy exercise that has become one of the programs at the level of basic services can combine with another activity that influence psychological health of pregnant women. The art of Usik Wiwitan consist of bodywork and breathing excercise, (ngajurus) and meditation (tumekung) can affect of maternal physical and psychological health. Objectives: This study investigated the effect of pregnancy exercise and Usik Wiwitan art to the pregnant women's health. Methods: This study was conducted in two (2) PHC Ibrahim Adjie target area of ​​Bandung, which is Kebon Gedang and Cibangkong, with a total sample of 41 third trimester pregnant women in a healthy condition. The participants grouped into the intervention group and the control group randomly. The intervention group practiced pregnancy exercise combined with Usik Wiwitan art form (tumekung and ngajurus) during 16 sessions in 8 weeks, while the control group only practiced pregnancy exercise alone in the same time. Parameters measured were physical and psychological condition based on the mother's blood pressure, urine protein levels, the condition of edema in the mother's body and the instrument anxiety that the State-Trait Anxiety Inventory (STAI). Results: The results of the pre and post-test in the control group and the intervention showed that there is difference between the intervention and control group. In the intervention group at the meeting of the 8th and the 16th decline in blood pressure, urine protein and anxiety levels are more significant compared to the control group. Conclusions: Usik Wiwitan art which is from native Sundanese arts have a positive influence on the physical and psychological health conditions of third trimester pregnant women up to the time before the birth process. Recommendation: The art of Usik Wiwitan can be used as a reference for the Government's health department unit as a model of intervention program based on local wisdom for health pregnancy and safe delivery

Metrics

  • 135 views
  • 59 downloads

Journal

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan

Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health Systems Research) is an open access, peer... see more