Pemahaman Perawat Mengenai Medication Errors Di Bangsal Perawatan Kanker Anak RSUP Dr. Sardjito

Sri Mulatsih • Iwan Dwiprahasto • Soetaryo Soetaryo
Journal article Indonesian Journal of Cancer • July 2015

Download full text
(Bahasa Indonesia, 12 pages)

Abstract

Advances in medical therapy including prosecuting perpetrators paramedics to carry out a good treatment standards because the risk of medication errors events are higher. The purpose of this study was to determine the level of understanding about ME paramedics in the department of child cancer ward Dr. Sardjito.Do pre- and post- design with a quasi-experimental methods. The sample was nurses who serve childhood cancer patients. Intervention in the form of socialization policies, handbooks and training ME. Evaluation of outcomes given the level of understanding of nurses using a questionnaire before and after intervention.Of the officers a number of 24 pre and 23 post-intervention found no difference statistically significant on all respondents between before and after the intervention in terms of gender, the last education, type of work, whether there is a work permit, work sites and the average period work. There is an increase in the number of nurses who received the intervention of 11 (46%) to 21 (91%). An understanding of ME increased significantly (P <0.05) after receivingintervention, however, the respondents still do not fully understand the source of ME. Understanding the paramedics about ME is quite good, especially after training and familiarization guidebook, unlessthe source ME needed more specific training methods to improve the understanding of ME.Kemajuan terapi menuntut para pelaku kesehatan, termasuk paramedis, untuk melaksanakan standar pengobatan yang baik karena risiko kejadian Medication Errors (ME) yang semakin tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman paramedis mengenai ME di bangsal perawatan kanker anak RSUP Dr. Sardjito. Dilakukan pre- dan post- design dengan metoda kuasi ekperimental. Sebagai sampel adalah perawat yang melakukan pelayanan pasien kanker anak. Intervensi yang dilakukan berupa sosialisasi kebijakan, buku panduan, serta pelatihan Medication Errors (ME). Evaluasi luaran dengan melihat tingkat pemahaman perawat menggunakan kuesioner sebelum dan setelah intervensi.Dari petugas 24 pre- dan 23 post-intervensi, tidak ditemukan perbedaan bermakna secara statistik pada seluruh responden antara sebelum dan sesudah intervensi dalam hal jenis kelamin, pendidikan terakhir, jenis pekerjaan, ada tidaknya surat ijin bekerja, lokasi kerja, serta rata-rata masa kerja. Terdapat peningkatan jumlah perawat yang mendapatkan intervensi dari 11 (46%) menjadi 21 (91%). Pemahaman tentang ME meningkat secara bermakna (P < 0,05) setelah mendapatkan intervensi. Namun demikian, responden masih belum sepenuhnya memahami mengenai sumber ME. Pemahaman paramedis mengenai ME cukup baik, terutama setelah dilakukan pelatihan dan sosialisasi buku pedoman, kecuali mengenai sumber ME. Diperlukan metoda pelatihan yang lebih spesifik untuk meningkatkan pemahaman ME, khususnya paramedis.

Metrics

  • 272 views
  • 1410 downloads

Journal

Indonesian Journal of Cancer

The Indonesian Journal of Cancer (official journal of the Dharmais Cancer Center Hospital) is a p... see more