The Effect of Temulawak Extract on Alkohol Fermentation From Molase Substrate by Saccharomyces Cerevisiae

P. Kianto Atmodjo Birgitta Narindri Adam Harsono • Aan Edison

Abstract

Temulawak dimanfaatkan untuk meningkatkan nafsu makan dan pelindung hati bagi manusia. Ekstrak Temulawak memiliki potensi sebagai antimikrobia dalam konsentrasi yang besar. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari temulawak dalam proses fermentasi alkohol dari molase menggunakan Saccharomyces cerevisiae komersial, dan berharap adanya peningkatan konsumsi gula- molase yang diiringi peningkatan alkohol oelah adanya peningkatan nafsu makan khamir. Substrat larutan molase 30% sebanyak 300 ml ditambah sari temulawak pekat (10, 20, 30,40 ml/ per 300 ml) diulang dua kali, kemudian ditambah 1 gram Saccharomyces cerevisiae lalu diinkubasikan dengan kondisi suhu kamar dan karbondioksida ditampung dalam akuades. Parameter yang diukur adalah total sel, pH, kadar gula metode spektrofotometri, kadar karbondioksida secara titrimetri, dan total akolhol metode gas kromatografi setelah tujuh hari fermentasi. Hasil menunjukkan bahwa ada Perubahan yangbtidak signifikan pada total sel khamir, pH dan residu gula, sedangkan Perubahan yang nyata pada produksi karbodioksida (meningkat sampai tiga kali lipat), dan alkohol ( menurun sampai 3%) pada pada penambahan sari temulawak 20 dan 40ml. Simpulannya sari temulawak tidak membunuh Saccharomyces cerevisiae dan menyebabkan Perubahan fermentasi alkohol akibat penambahan sari temulawak, namun tidak ada pola yang jelas.

Metrics

  • 318 views
  • 169 downloads

Journal

Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati UAJY

Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Hayati merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian, ... see more