Hubungan Antara Konsentrasi Minyak Atsiri Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii Nees Ex Bl.) Dalam Lotion Dengan Sifat Fisik Dan Tingkat Kesukaan Konsumen

Kurnianto, Erwan • Sugihartini, Nining • Nurani, Laela Hayu

Abstract

Essential oil of Cinnamomum burmannii contains cinnamaldehyde as active substance as antibacterial and repellant. The study about development of dosage forms was needed in order be useful to people. The purpose of this study was to determine the concentration's effect of cinnamon to the physical characteristic and results hedonic test of lotion. This study was done in Laboratory of Pharmacy UAD in 2014 that was begun with distillation of essential oil. Then, it was formulated as lotion with concentration 1% (F1), 3% (F II), 5% (F III), 7% (F IV), respectively. The lotion was evaluated its physical characteristic (homogeneity, viscosity, spreadability, adhesivity, pH) and hedonic test to know the level of acceptability based on colour and flavor of lotion. Data was collected by quistionnaire. Results of study showed that all of the lotion was homogenous. The increasing concentrations of cinnamon caused decreasing of viscosity (p <0.05) and adhesivity (P <0.05), an increasing of spreadability (P <0.05), did not affect the pH value (p> 0.05), and increasing hedonic level until 5% concentration. It can be concluded that concentration of essential oil of cinnamon at 5% fullfilled the requirement of spreadability, adhesivity, pH and the most prefered by consumers. Minyak atsiri kayu manis dengan kandungan bahan aktif cinnamaldehyde telah terbukti berkhasiat sebagai antibakteri dan repelan. Penelitian terkait pengembangan bentuk sediaan diperlukan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi minyak atsiri kayu manis dalam lotion terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Farmasi UAD tahun 2014 dengan rancangan eksperimental yang diawali dengan destilasi minyak atsiri kayu manis. Selanjutnya minyak atsiri diformulasikan dalam bentuk lotion dengan konsentrasi 1% (F1), 3% (F II), 5% (F III), 7% (F IV). Sediaan lotion diuji sifat fisik (homogenitas, viskositas, daya sebar, daya lekat, pH) dan uji hedonik untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen berdasarkan warna dan aroma lotion. Data tersebut diperoleh dengan memberikan kuisioner kepada 30 orang peserta. Hasil uji menunjukkan bahwa lotion homogen pada semua konsentrasi. Peningkatan konsentrasi minyak atsiri kayu manis menyebabkan penurunan viskositas (p<0,05) dan daya lekat (P<0,05), peningkatan daya sebar (P<0,05), tidak mempengaruhi nilai pH (p>0,05) serta peningkatan skor hedonik sampai pada konsentrasi 5%. Berdasarkan hasil uji maka dapat disimpulkan bahwa konsentrasi minyak atsiri kayu manis sebesar 5% memenuhi persyaratan daya sebar, daya lekat, pH dan paling disukai oleh konsumen.

Metrics

  • 58 views
  • 42 downloads

Journal

Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara

BALABA is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and literature revi... see more