Perubahan Konsumsi Rumah Tangga Perdesaan pada Desa Sawah Berbasis Padi

  • Sri Hastuti Suhartini
  • Book chapter
  • IAARD
  • 2015
  • Indonesia

Abstract

Salah satu tujuan pembangunan pertanian adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Untuk melihat tingkat kesejahteraan rumah tangga, salah satu indikator yang digunakan adalah struktur pengeluaran rumah tangga. Rumah tangga dengan pangsa pengeluaran pangan yang tinggi tergolong rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan rendah relatif dibanding rumah tangga dengan pangsa pengeluaran pangan yang rendah (BPS, 1996; Rachman, 2001). Konsumsi atau permintaan terhadap suatu barang dipengaruhi oleh harga komoditas itu sendiri, harga komoditas lain yang bersifat substitusi atau komplementer, tingkat pendapatan, jumlah dan komposisi umur penduduk serta selera konsumen terhadap barang yang diminta. Setiap rumah tangga atau kelompok rumah tangga memiliki pola atau struktur konsumsi dan pengeluaran yang berbeda. Pola konsumsi dan pengeluaran umumnya berbeda antaragroekosistem, antarkelompok pendapatan, antaretnis atau suku dan antarwaktu (Arifin dan Simatupang, 1988; Suryana et al., 1988; Rachman dan Wahida, 1998). Masalah pangan lebih banyak dijumpai di perdesaan karena kehidupan di perdesaan mayoritas berada dalam garis kemiskinan. Masalah pangan yang lebih mudah diidentifikasi adalah dilihat dari konsumsi gizi utama yaitu karbohidrat dan protein. Masalah gizi tidak terlepas dari masalah makanan karena masalah gizi timbul sebagai akibat kekurangan atau kelebihan zat gizi dalam makanan. Salah satu masalah gizi yang sering dijumpai khususnya di perdesaan adalah kurang energi protein (KEP). Oleh karena itu, tingkat konsumsi atau kecukupan energi dan protein sering digunakan juga sebagai tingkat kesejahteraan penduduk. Kesejahteraan dikatakan semakin baik apabila konsumsi energi dan protein semakin meningkat sampai melewati kecukupan kalori dan protein per kapita per hari (BPS, 2009). Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis Perubahan konsumsi rumah tangga petani padi di beberapa sentra produksi padi di Indonesia. Pembahasan difokuskan pada Perubahan struktur pengeluaran pangan dan nonpangan, Perubahan tingkat partisipasi dan tingkat konsumsi pangan, Perubahan tingkat konsumsi energi dan protein.

Metrics

  • 94 views
  • 59 downloads

Publisher

IAARD

The Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD) is an agricultural resear... more