Dinamika Pola dan Kergaman Konsumsi Rumah Tangga Perdesaan pada Agroekosistem Lahan Kering Berbasis Perkebunan

Tri Bastuti Purwantini
Book chapter IAARD • 2015 Indonesia

Abstract

Banyak kemajuan telah dicapai dalam pembangunan pangan dan gizi di Indonesia, di antaranya meliputi perbaikan gizi masyarakat dan aksesibilitas pangan (Bappenas, 2011). Menurut Khomsan (2008), ketahanan pangan rumah tangga diwujudkan oleh kemampuan penduduknya mengakses dan mengonsumsi makanan sesuai syarat gizi untuk mencapai derajat hidup sehat. Sementara itu, pangan dapat dikatakan sebagai produk budaya karena pangan merupakan hasil adaptasi aktif antara manusia/masyarakat dengan lingkungannya, sehingga perwujudan ketahanan pangan harus bertumpu pada sumber daya dan kearifan lokal, sehingga ia dapat menjadi media dalam mengembangkan budaya dan peradaban bangsa (Bappenas, 2011). Tercapainya ketahanan pangan wilayah tidak menjamin tercapainya ketahanan pangan rumah tangga (Purwantini et al., 2005). Hasil kajian Rachman dan Supriyati (2004) menunjukkan bahwa pola konsumsi pengeluaran rumah tangga berbeda antaragroekosistem. Di antara faktor yang berpengaruh adalah luas penguasaan lahan dan pendapatan, namun secara umum pola konsumsi pangan hampir sama antaragroekosistem. Dalam Undang-Undang No. 18/2012 tentang Pangan (Pasal 59) disebutkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah berkewajiban meningkatkan pemenuhan kuantitas dan kualitas konsumsi pangan masyarakat melalui (a) penetapan target pencapaian angka konsumsi pangan per kapita per tahun sesuai dengan angka kecukupan gizi; (b) penyediaan pangan yang beragam, bergizi seimbang, aman, dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat; dan (c) pengembangan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, bermutu, dan aman. Perwujudan ketahanan pangan dan gizi tidak dapat dilepaskan dari upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan individu dan masyarakat, peningkatan daya saing sumber daya manusia, yang selanjutnya menjadi daya saing bangsa (Bappenas, 2011).

Metrics

  • 136 views
  • 103 downloads

Publisher

IAARD

The Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD) is an agricultural resear... see more