Dinamika Ketimpangan Penguasaan Lahan dan Pasar Lahan pada Desa Lahan Kering Berbasis Palawija

Saptana • Ahmad Makky Ar-Rozi
Book chapter IAARD • 2015 Indonesia

Abstract

Pembangunan merupakan proses yang dinamis dan berkembang sejalan dengan Perubahan lingkungan strategis baik domestik maupun global. Pertanian untuk pembangunan (agriculture for development) menjadi isu hangat pada periode terkhir ini, terutama diinspirasi kekurangberhasilan negara-negara berkembang dalam menanggulangi masalah pengangguran dan kemiskinan (FAO, 2009). Sekitar 88% dari total luas lahan pertanian di Indonesia adalah lahan kering (Dariah dan Las, 2010), oleh karena itu ekosistem lahan kering memiliki peranan yang sangat besar dalam pembangunan pertanian. Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2010–2014, telah menetapkan empat sasaran strategis pembangunan pertanian, yaitu (1) pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan; (2) peningkatan diversifikasi pangan; (3) peningkatan nilai tambah, daya saing, dan ekspor; (4) peningkatan kesejahteraan petani (Renstra Kementan, 2011). Dalam upaya mencapai target dan sasaran seperti tersebut, Kementerian Pertanian melaksanakan Revitalisasi Pertanian yang dibingkai dalam 7 Gema Revitalisasi, yaitu (1) revitalisasi lahan, (2) revitalisasi perbenihan dan perbibitan, (3) revitalisasi infrastruktur dan sarana, (4) revitalisasi sumber daya manusia, (5) revitalisasi pembiayaan petani, (6) revitalisasi kelembagaan petani, dan (7) revitalisasi teknologi dan industri hilir (Kementan, 2013). Strategi pembangunan ekonomi selama ini cenderung bias pada aspek pertumbuhan dan kurang memberikan perhatian yang seimbang pada aspek pemerataan sehingga terjadi degradasi sumber daya lahan pertanian, terbatasnya kesempatan kerja dan kesempatan berusaha, dan kesenjangan sosial. Penyebab utama masalah-masalah tersebut adalah (1) kesenjangan distribusi dan akses terhadap sumber daya lahan pertanian; (2) kesenjangan distribusi dan akses terhadap sumber daya kapital; (3) tidak dipahaminya dengan baik tentang dinamika pasar lahan pertanian di perdesaan; dan (4) transformasi dari sistem pertanian tradisional ke sistem pertanian modern komersial tidak berjalan baik. Tulisan ini mengungkapkan tentang “Dinamika Ketimpangan Penguasaan Lahan dan Pasar Lahan pada Desa Lahan Kering Berbasis Palawija”. Dua aspek yang dianalisis meliputi dinamika ketimpangan distribusi penguasaan lahan rumah tangga pertanian dan dinamika pasar lahan.

Metrics

  • 118 views
  • 66 downloads

Publisher

IAARD

The Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD) is an agricultural resear... see more