Tinjauan Mashlahah Terhadap Perlindungan Seni Ukir Melalui Indikasi Geografis

Ahmad Khamim Jazuli
Journal article Jurisdictie • 2016 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 13 pages)

Abstract

Many regions in Indonesia that have produced and preserved the art of carving, but not all have been registered and protected. Carving, usually protected by copyright. But, Jepara Carved Furniture have gained protection through Geographical Indications Certifiate. In Indonesia there are regulations related to Geographical Indications as a legal protection, but in the study of Islamic law there is no specifi explanation or regulation about geographical indication which may bring the benefi to the community or even bring madhorot, considering the purpose of Islamic law is the welfare of human life both spiritual and material, individual or social.Banyak daerah di Indonesia yang memproduksi dan melestarikan seni ukir, namun tidak semua didaftrkan dan mendapatkan perlindungan. Biasanya seni ukir dilindungi melalui hak cipta. Namun, ternyata Mebel Ukir Jepara telah mendapatkan perlindungan melalui sertifiat Indikasi Geografi. Di Indonesia sudah ada pengaturan terkait Indikasi Geografi sebagai payung hukumnya, namun dalam kajian hukum Islam belum ada penjelasan atau pengaturan yang spesifi mengenai Indikasi Geografi yang mungkin bisa mendatangkan kemaslahatan bagi masyarakat atau malah membawa madhorot, mengingat tujuan dari hukum Islam adalah kemaslahatan hidup manusia baik rohani maupun jasmani, individual atau sosial. Penelitian ini adalah penelitian normatif (library research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan konseptual (conceptual approach). Dalam penelitian ini metode analisis bahan hukum yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif.

Metrics

  • 234 views
  • 233 downloads

Journal

Jurisdictie

Jurisdictie adalah jurnal yang diterbitkan oleh jurusan hukum bisnis syariah UIN Maulana Malik Ib... see more