Analisis Agroindustri Kedelai Di Kecamatan Sebrida Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau

Reza Gunanda • Septina Septina
Journal article Jurnal Agribisnis Unilak • 2016 Indonesia

Abstract

Kedelai digunakan sebagai bahan baku pada industri pengolahan seperti industri tahu dan tempe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) Biaya produksi, pendapatan, efisiensi, nilai tambah dan tingkat pengembalian Investasi (ROI),dan(2) Sikap kewirausahaan pengusaha agroindustri kedelai. Penelitian menggunakan metode survey, yang dilaksanakan di Kecamatan Seberida, dengan responden diambil secara sensus yaitu 9 pengusaha tahu dan 7 pengusaha tempe.Hasil penelitian menunjukkan USAha agroindustri tahu dan tempe merupakan USAha kecil per seorangan, teknologi semi mekanis, belum memiliki merek dagang dan izin USAha secara resmi. Bahan baku yang digunakan dalam satu kali proses untuk agroindustri tahu adalah kedelai sebanyak 144 kg, dengan bahan penunjang berupa air cuka, solar, kayu bakar, dan plastik.Biaya produksi sebesar Rp 1.002.222, biaya terbesar adalah untuk bahan baku yaitu Rp. 1.002.222 (88,88%), pendapatan bersih Rp 649.384, Nilai tambah sebesar Rp 1.360, RCR sebesar 1,95, dan ROI sebesar59,24 %.Sedangkan pada agroindustritempe, penggunaan kedelaisebanyak 157 kg, dengan bahan penunjang berupa ragi, daun pisang, kayu bakar, listrik, plastik, dan solar. Biaya produksi agroindustri tempe sebesarRp 1.089.286, biaya terbesar adalah untuk bahan baku yaitu Rp 1.089.286 (85,06%), pendapatan bersih565.921, RCR sebesar 1,43, nilai tambah diperoleh sebesar Rp 1.665/kg, dan ROI sebesar43,68%. Pengusaha tahu mempunyai sikap kewirausahaan yang sangat tinggi, sedangkan pengusaha tempe sikap kewirausaannya tinggi.

Metrics

  • 55 views
  • 39 downloads

Journal

Jurnal Agribisnis Unilak

Jurnal agribisnis diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Lancang Kuning dan dikelola ole... see more