Hubungan Karakteristik Dewan Komisaris Dan Perusahaan Terhadap Keberadaan Komite Manajemen Risiko Pada Perusahaan Go Public Indonesia

Putri Andarini • Indira Januarti
Journal article Indonesian Journal of Accounting and Finance • 2012 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 17 pages)

Abstract

This study aims to examine the association between board of commisioner and firm characteristics to the existence of risk management committee (RMC) and type of RMC, whether it is combined or separated from audit committee. The board of commisioner and firm characteristics used in this study are independent commisioner, board size, auditor reputation, complexity, financial reporting risk, leverage, and firm size. Population consists of Bursa Efek Indonesia (BEI)-listed companies from nonfinancial industry in 2007-2008. Sample was collected based on purposive sampling, and resulted 248 companies as a final sample. Data was collected from the annual report, and was analysed with logistic regression. The results, based on logistic regression analyses, indicated that firm size has a positive and significant association with the existence of RMC and separated RMC. The other variables (independent commisioner, board size, auditor reputation, complexity, financial reporting risk, leverage) have no significant association with the existence of RMC and separated RMC.Keywords: risk management committee, corporate governance, firm characteristics---Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan karakteristik dewan komisaris dan Perusahaan terhadap keberadaan risk management committee (RMC) dan tipe RMC yang dibentuk, apakah tergabung ataukah terpisah dengan komite audit. Karakteristik dewan komisaris dan Perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi komisaris independen, ukuran dewan, reputasi auditor, kompleksitas, risiko pelaporan keuangan, leverage, dan ukuran Perusahaan. Populasi yang digunakan adalah Perusahaan non-finansial yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2007-2008. Sampel diambil dengan purposive sampling dan menghasilkan sampel akhir sebanyak 248 Perusahaan. Data diambil dari laporan tahunan Perusahaan dan dianalisis dengan alat analisis regresi logistik. Hasil dari regresi logistik menunjukkan bahwa ukuran Perusahaan secara signifikan berhubungan positif terhadap keberadaan RMC dan tipe RMC yang terpisah (SRMC). Sedangkan variabel lainnya (komisaris independen, ukuran dewan, reputasi auditor, kompleksitas, risiko pelaporan keuangan, leverage) tidak berhubungan signifikan dengan keberadaan RMC dan RMC yang terpisah (SRMC).

Metrics

  • 287 views
  • 437 downloads

Journal

Indonesian Journal of Accounting and Finance

Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia (JAKI; English: Indonesian Journal of Accounting and Fina... see more