Pengaruh Suhu Dan Konsentrasi Rumen Sapi Terhadap Produksi Biogas Dari Vinasse

Rr Dewi Artanti Putri • Sunar Tejo Tsani
Journal article Jurnal Bahan Alam Terbarukan • June 2015

Abstract

Vinasse merupakan limbah yang dihasilkan oleh produksi bioetanol yang mempunyai kandungan COD (Chemical Oxygen Demand) yang tinggi. Dengan karakteristik tersebut vinasse lebih tepat diuraikan dengan proses anaerob menjadi biogas. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh suhu dan perbandingan rumen sapi yang dibutuhkan untuk mendapatkan biogas dengan hasil yang optimum. Suhu mempengaruhi pertumbuhan mikroorganisme dan kecepatan reaksi dalam pembentukan biogas. Rumen sapi adalah inokulum atau starter yang merupakan bahan yang perlu ditambahkan ke dalam sistem digester biogas. Percobaan dilakukan dalam digester volum 500 ml, dioperasikan pada pH 7 dengan memvariasikan perbandingan suhu,yaitu suhu ruang, suhu 50 oC, dan suhu60 oC dan variasi konsentrasi rumen sapi 5%, 10%, 15%. Proses fermentasi dilakukan dengan cara batch dengan pengukuran gas setiap 2-3 hari menggunakan metode water displacement technique sampai gas tidak terbentuk selama 60 hari. Respon yang diambil pada penelitian ini adalah volume gas yang dihasilkan berdasarkan pengaruh suhu dan konsentrasi rumen sapi terhadap produksi biogas. Perubahan suhu dan konsentrasi rumen sapi sangat mempengaruhi produksi biogas. Hasil yang terbaik dari penelitian ini adalah pada konsentrasi rumen 15% pada suhu ruang yaitu sebanyak 370 ml. Kata kunci: biogas, vinasse, suhu, rumen sapiVinasse is the waste generated by the production of bioethanol which has high content of COD (Chemical Oxygen Demand). With these characteristics, it is more appropriate to convert it into biogas through anaerobic digestion process. This study was conducted to assess the effect of temperature and the cow rumen concentration needed to obtain biogas with optimum results. Temperature affects the growth of microorganisms and speed of reaction in the formation of biogas. The cow rumen was used as inoculum or starter material that needs to be added to the biogas digester system. Experiments conducted in the digester volume of 500 ml, operated at pH 7 with varying the ratio of the temperature, i.e. room temperature, temperature of 50 oC and 60 oC, and variations in the cow rumen concentration of 5%, 10%, 15%. The fermentation process was done in batch condition with gas measurement every 2-3 days using the method of water displacement technique until the gas was not formed for 60 days. Responses were taken in this study is the volume of gas produced by the effect of temperature and concentration of the cow rumen production of biogas. Changes in temperature and concentration greatly affects the cow rumen production of biogas. The best results from this study was obtained from the fermentation with the rumen concentration of 15% at room temperature which was as much as 370 ml.

Metrics

  • 117 views
  • 75 downloads

Journal

Jurnal Bahan Alam Terbarukan

Jurnal Bahan Alam Terbarukan is a biannual, peer-reviewed journal that publishes the results of r... see more