Pengamatan Pola Sulur Jari Dan Telapak Tangan Pada Anak Penyandang Adhd (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Di Kota Padang

Meliya Wati • Ruth Rize Paas Megahati • Fitri Hayuni
Journal article Jurnal BioConcetta • 2016

Abstract

Pola-pola sidik jari bermacam-macam, dan pola tersebut tidak sama antara satu individu dengan individu lain. Dalam perkembangannya, pola-pola sulur banyak dimanfaatkan untuk identitas, teknologi terbaru pola sulur atau yang dikenal dengan sidik jari diaplikasikan untuk e-card, sebagai alat forensik bagi kepolisian dan hingga saat ini berkembang penelitian yang mengkaji hubungan- hubungan pola-pola khas sidik jari dengan penyakit-penyakit yang sifatnya genetik. Dewasa ini banyak dijumpai penyakit keturunan yang berhubungan dengan gangguan hiperkinetik, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) atau sekitar 80% dari perbedaan antara anak-anak yang mempunyai gejala ADHD dalam kehidupan bermasyarakat akan ditentukan oleh faktor genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola-pola sidik jari dan telapak tangan pada anak- anak penyandang ADHD dan dibandingkan dengan anak yang normal. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada anak-anak penyandang ADHD memiliki tipe plain whorl 34,5%, lebih banyak dibandingkan dengan anak normal (16%) dan berdasarkan statistik, terdapat perbedaan yang nyata. Rata-rata jumlah sulur ujung jari tangan penyandang ADHD lebih tinggi dibandingkan dengan anak normal (146,3>136,5). Pengamatan pola pada telapak tangan menunjukkan pada interdigital 4 memiliki frekuensi tertinggi (50%) dan terdapat perbedaan yang tidak nyata antara anak penyadang ADHD dengan anak normal.

Metrics

  • 84 views
  • 49 downloads

Journal

Jurnal BioConcetta

Jurnal BioConcetta merupakan publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang Pendidikan Biologi, Basi... see more