Efek Toksit Dan Teratogenik Ekstrak Brotowali (Tinospora Crispa L.) Terhadap Sistem Reproduksi Dan Embrio Mencit (Mus Musculus L. Swiss Webster)

Rina Widiana • Ramadhan Sumarmin
Journal article Jurnal BioConcetta • 2016 Switzerland

Abstract

Ditemukan di semua bagian tanaman ini. Batang Tinospora crispa mengandung kolumbin, zat pahit, alkaloid dan glicosida. Alkaloid merupakan zat antiproliferatif, dimana zat antiproliferatif ini dapat mengurangi jumlah oosit yang dihasilkan dan mengurangi jumlah oosit yang mengalami ovulasi sehingga mempengaruhi penampilan reproduksi mencit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksik dan teratogenik ekstrak Tinospora crispa pada sistem reproduksi dan embrio tikus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan mencit betina (Mus musculus L.) sebanyak 24 ekor. Penelitian memakai rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah ekstrak brotowali dengan berbagaidosis, yaitu: A adalah kontrol, perlakuan B (5x10-2), C (6x10-2) dan D (7x10-2)g/mencit. Parameter yang diamati adalah jumlah korpus luteum, implantasi, embrio resorpsi, janin mati dan janin hidup. Data dianalisis dengan Analisis Varians dan uji lanjut DNMRT pada taraf α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak brotowali berpengaruh nyata terhadap jumlah korpus luteum, janin hidup, janin mati dan embrio resorpsi mencit dengan 0 sampai 16 hari kehamilan. Sementara, terhadap jumlah implantasi berpengaruh tidak nyata, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak brotowali memiliki efek embriotoksik dan fetotoksik terhadap mencit betina hamil.

Metrics

  • 308 views
  • 105 downloads

Journal

Jurnal BioConcetta

Jurnal BioConcetta merupakan publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang Pendidikan Biologi, Basi... see more