Faktor Risiko Kejadian Malaria Pada Balita Di Kecamatan Laura Kabupaten Sumba Barat Daya

Ruben Wadu Willa • Ni Waya Dewi Adnnyana
Journal article Indonesian Journal of Health Ecology • December 2011

Abstract

Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan daerah dengan kasus malaria cukup tinggi dengan Annual Malaria Insidence (AMI) pada tahun 2007 sebesar 204,7‰ dan tahun 2008 sebesar 310‰. Malaria merupakan penyakit parasit yang ditularkan oleh nyamuk Anopheles sp dan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, hospes (manusia dan vektor), maupun agent. Malaria menyerang semua kelompok umur, salah satu kelompok umur yang rentan adalah Balita. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor risiko kejadian malaria pada Balita di Kecamatan Laura Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah 95 orang tua Balita yang positif malaria di Puskemas Rada Mata. Analisa meliputi Univariat, bivariat dan multivariate. Hasil menunjukkan lingkungan tidak berpengaruh terhadap kejadian malaria pada Balita, faktor lingkungan terdiri dari keberadaan habitat perkembangbiakan, vegetasi dan kandang ternak di sekitar tempat tinggal responden dengan P ˃ 0,05. Sedangkan variabel yang berpengaruh terhadap kejadian malaria pada Balita adalah Pengetahuan responden terhadap malaria pada Balita dengan P = 0,000 (P ˂ 0.05) pada df 1, Sikap P = 0,008 (P ˂ 0,05) pada df 1 dan Perilaku P = 0,000 (P ˂ 0,05) pada df 1. Responden masih mempunyai kebiasaan yang beresiko untuk tertular nyamuk Anopheles seperti kebiasaan membersikan semak disekitar rumah, tidur menggunakan kelambu, penggunaan obat nyamuk bakar/oles dan kebiasaan menimbun genangan air serta kebiasaan bermain diluar rumah pada sore dan malam hari.

Metrics

  • 229 views
  • 137 downloads

Journal

Indonesian Journal of Health Ecology

Jurnal Ekologi Kesehatan (Indonesian Journal of Health Ecology) is a peer-reviewed academic journ... see more