Determinan Status Gizi Pendek Anak Balita Dengan Riwayat Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Indonesia (Analisis Data Riskesdas 2007-2010)

Bunga Christita Rosha • Kumala Putri, Dwi Sisca • Surya Putri, Indri Yunita
Journal article Indonesian Journal of Health Ecology • September 2013 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 11 pages)

Abstract

Kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR) merupakan indikator kesehatan masyarakat karena erat hubungannya dengan angka kematian, kesakitan dan kejadian kurang gizi dikemudian hari, salah satunya adalah permasalahan status gizi pendek (stunting). Tujuan analisis ini adalah menganalisis determinan status gizi pendek (stunting) anak Balita dengan riwayat BBLR di Indonesia, tahun 2007-2010. Analisis ini merupakan analisis lanjut dari data Riskesdas tahun 2007 dan tahun 2010 dengan sampel anak Balita yang memiliki riwayat BBLR di Indonesia. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji chisquare dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan pada tahun 2007 determinan utama stunting anak Balita dengan riwayat BBLR adalah wilayah tempat tinggal yaitu responden yang tinggal di wilayah desa memiliki peluang lebih rendah terhadap kejadian stunting sebesar 0,57 kali dibandingkan dengan responden yang tinggal di kota dengan nilai OR (95%CI) = 0,57 (0,36-0,89) dibandingkan wilayah perkotaan. Sedangkan pada tahun 2010 determinan utamanya adalah proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total (ketahanan pangan keluarga) yaitu anak yang berasal dari keluarga dengan proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total >70% berisiko 2,48 kali menyebabkan anak menderita stunting dengan OR (95% CI) = 2,48 (1,58-3,87) dibandingkan anak yang berasal dari keluarga yang memiliki proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total < 50%.

Metrics

  • 477 views
  • 842 downloads

Journal

Indonesian Journal of Health Ecology

Jurnal Ekologi Kesehatan (Indonesian Journal of Health Ecology) is a peer-reviewed academic journ... see more