Infection Rate Host Perantara Dan Prevalensi Reservoir Schistosoma Japonicum Di Dataran Tinggi Bada Sulawesi Tengah

Rosmini Rosmini • Triwibowo A. Garjito • Ahmad Erlan • Gunawan Gunawan
Journal article Indonesian Journal of Health Ecology • March 2014 Indonesia

Abstract

Schistosomiasis merupakan penyakit parasitik yang bersifat zoonosis sehingga sumber penular tidak hanya pada penderita manusia saja tetapi semua hewan mamalia yang terinfeksi. Di Indonesia, S. japonicum hanya ditemukan di Sulawesi Tengah yaitu di Dataran Tinggi Lindu, Napu dan Bada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui infection rate keong Oncomelania hupensis lindoensis dan reservoir schistosomiasis di Kecamatan Lore Barat, Dataran Tinggi Bada Kabupaten Poso. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan potong lintang yang dilakukan selama 6 bulan, yaitu bulan Mei sampai Oktober 2010. Pengumpulan data dilakukan dengan survei keong, survey tikus dan survey tinja hewan mamalia dengan pemeriksaan menggunakan metode sentrifugasi formalin-eter sesuai dengan WHO. Hasil survei keong ditemukan keong O.h. lindoensis positif di Tomehipi sebesar 1,0% dan di Lengkeka sebesar 14,3. Total infection rate di Kecamatan Lore Barat yaitu sebesar 1,0% dari 299 keong yang ditemukan. Hasil survey tikus tidak menemukan tikus yang positif cacing schistosoma (prevalensi 0%) dan hasil survey tinja hewan mamalia juga tidak ditemukan telur cacing schistosoma (prevalensi 0%).

Metrics

  • 297 views
  • 71 downloads

Journal

Indonesian Journal of Health Ecology

Jurnal Ekologi Kesehatan (Indonesian Journal of Health Ecology) is a peer-reviewed academic journ... see more