Energi Bagi Kesejahteraan Rakyat

Budhi M. Suyitno
Working Paper Indonesian Academy of Sciences • July 2013

Abstract

Bauran energi nasional tahun lalu menunjukkan bahwa gas bumi 20%, batubara 24,7%, minyakbumi 48,4% dan energi baru yang terbarukan 6,9%. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional dari tahun ke tahun konsumsi bahan bakar minyak (BBM) terus meningkat. Pada tahun 2012 konsumsi BBM mencapai 1400 ribu barrel/hari. Sebaliknya lifting minyak mentah dari ladang-ladang yang masih beroperasi, semakin lama makin turun, untuk tahun yang sama tercatat hanya 830 ribu barrel/hari. Dari jumlah itu 650 ribu barrel dapat diolah menjadi BBM oleh Pertamina. Dengan kata lain tiap tahun ke depan, agar dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, minimal pemerintah harus mengimpor 750 ribu barrel/hari (yaitu 350 ribu barrel berupa minyak mentah dan 400 ribu barrel berupa BBM, disesuaikan dengan kapasitas produksi Pertamina). Mengingat nominal impor sudah lebih besar dari produksi nasional, maka di sector energi harus ada solusi energi alternatif, yaitu energi baru yang terbarukan (renewable energy). Sementara itu kandungan potensi nasional untuk energy alternatif, sangat kaya dan beraneka-ragam. Dari berbagai kajian telah diketahui potensi tersebut meliputi bio-mass, bio- fuel, panas bumi, matahari, angin, air permukaan, air laut dan sebagainya. Namun demikian, agar sasaran tercapai yaitu energi bagi kesejahteraan rakyat, maka diperlukan pendekatan yang komprehensif. Makalah ini mencoba mengetengahkan alternatif solusi dimulai dari tingkat kebijakan nasional sampai pada implementasinya.

Metrics

  • 170 views
  • 83 downloads

Publisher

Indonesian Academy of Sciences

The Indonesian Academy of Sciences (AIPI) is an independent institution which brings together Ind... see more