Pemanfaatan Sig Untuk Monitoring Kebocoran Jaringan Pipa Pdam Di Kabupaten Demak

Herlin A., Rr. Yossia • Arief Laila Nugraha • Sutomo Kahar
Journal article Jurnal Geodesi Undip • 2013 Indonesia

Download full text
(Bahasa Indonesia, 15 pages)

Abstract

Kebocoran memang merupakan masalah yang umum dihadapi oleh PDAM. Di Indonesia tingkat kebocoran air pada saluran distribusi PDAM saat ini masih cukup tinggi yaitu diantara 20-30% di tiap daerah. Penanganan kebocoran sangat berkaitan erat dengan informasi jaringan yang kemudian disajikan ke dalam SIG (Sistem Informasi Geografis) sebagai representasi informasi pemetaan jaringan pipa distribusi di PDAM secara geometris.Untuk mendapatkan SIG jaringan pipa distribusi PDAM, dilakukan pemetaan jaringan distribusi pipa menggunakan GPS navigasi dan didukung atribut-atribut informasi perpipaan seperti diameter dan panjang pipa. Selanjutnya untuk menganalisis jaringan distribusi pipa menggunakan software EPANET 2.0, dari kedua metode tersebut dapat dianalisis kondisi jaringan eksisting yang ada untuk mengetahui daerah yang mengalami rawan kebocoran.Hasil yang diperoleh dari analisis EPANET jaringan pipa eksisting (kondisi jam puncak), mengalami pressure tertinggi sebesar 59,91 m, head tertinggi sebesar 89,92 m 2, flow (debit aliran) tertinggi sebesar 8,54 LPS, velocity (kecepatan aliran) tertinggi sebesar 0,92 m/s, Unit headloss (kehilangan tekanan) tertinggi sebesar 35,70 m/km. Hasil simulasi EPANET disajikan pada SIG berupa peta jaringan distribusi dan perhitungan kebocoran dengan membandingkan jumlah air distribusi dan air terjual, yang menunjukkan tingkat kehilangan air/kebocoran tertinggi pada tahun 2012 terdapat pada bulan Desember yaitu sebesar 10785 m3 dan pada tahun 2013 terdapat pada bulan Januari yaitu sebesar 6298 m3.

Metrics

  • 599 views
  • 335 downloads

Journal

Jurnal Geodesi Undip

Jurnal Geodesi Undip adalah media publikasi, komunikasi dan pengembangan hasil karya ilmiah lulus... see more