Pengaruh PH, Penggoyangan Media, Dan Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper Crocatum Linn.) Terhadap Pertumbuhan Cendawan Rhizoctonia SP.

Achmad Achmad • I. Mulyaningsih
Journal article Jurnal Hortikultura • June 2015

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Mati pucuk merupakan penyakit yang sering menyerang tanaman hortikultura. Salah satu cendawan penyebab mati pucuk adalah Rhizoctonia sp. Penelitian bertujuan menguji ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum Linn.) sebagai bahan pestisida alami untuk mengembangkan metode pengendalian hayati yang ramah lingkungan dan menguji pengaruh pH serta penggoyangan media terhadap pertumbuhan Rhizoctonia sp. Sirih merah diekstrak dengan pelarut akuades melalui pemanasan 100°C. Ekstrak yang diperoleh dilarutkan dalam air sehingga memiliki beberapa seri konsentrasi, yaitu 9, 20, 40, 60, 80, dan 100%. Perlakuan pH media dilakukan dengan berbagai nilai, yaitu 2, 4, 6, 8, dan kontrol (6,8). Adapun kecepatan penggoyangan (shaker) yang digunakan adalah 0 (kontrol), 50, 100, dan 150 rpm. Pengaruh perlakuan diamati dengan mengukur pertumbuhan diameter dan pertumbuhan biomassa miselia Rhizoctonia sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun sirih merah, pertumbuhan diameter koloni Rhizoctonia sp. semakin terhambat. Perlakuan pH pada media PDA (potatoes dextrose agar) menunjukkan bahwa isolat Rhizoctonia sp. tidak mengalami pertumbuhan pada pH 2. Hasil perlakuan penggoyangan media PDB (potato dextrose broth) diperoleh bobot kering miselia tertinggi pada penggoyangan 100 rpm

Metrics

  • 266 views
  • 343 downloads

Journal

Jurnal Hortikultura

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikul... see more