Pengalaman Internasional dalam Reformasi Subsidi LPG: Pilihan Bagi Indonesia

Lasse Toft • Chris Beaton • Lucky Lontoh
Policy Brief TNP2K • January 2016 Indonesia

Abstract

Setelah reformasi diesel dan bensin yang diterapkan di awal 2015, kini Pemerintah Indonesia mulai berfokus pada reformasi terhadap subsidi LPG. Saat ini subsidi LPG di Indonesia, sebagaimana subsidi bahan bakar fosil lainnya, bersifat regresif. Setiap orang dapat membeli LPG tabung 3kg yang berharga murah, sehingga menyebabkan manfaat yang dihasilkan justru lebih dinikmati rumah tangga berpendapatan tinggi yang memiliki daya beli lebih besar. Namun, jika subsidi LPG dirancang dan ditargetkan secara efektif, hal itu dapat meningkatkan kinerja subsidi membuatnya sebagai alat kebijakan yang efektif untuk mendorong penggunaan bahan bakar bersih untuk memasak (clean cooking) di kelompok rumah tangga berpendapatan rendah. Transisi ini serupa dengan yang terjadi di banyak negara lain, yang menunjukkan adanya kaitan erat antara subsidi LPG dengan akses energi dalam bentuk reformasi kebijakan yang berpusat pada penargetan bantuan, yang bertujuan menjamin rumah tangga berpendapatan rendah dapat terus mengakses energi modern dan bersih begitu harga LPG meningkat. Laporan ini meneliti pengalaman internasional dan praktik terbaik dalam reformasi subsidi LPG, dengan berfokus pada upaya berbagai negara untuk memastikan akses energi tidak terkompromi karena peningkatan harga LPG.

Metrics

  • 141 views
  • 70 downloads

Publisher

TNP2K

The National Team for the Acceleration of Poverty Reduction (TNP2K) is a government institution e... see more

Funder

IISD

Established in 1990, The International Institute for Sustainable Development (IISD) is an indepen... see more