Dampak Kebijakan Subsidi Pupuk Terhadap Daya Saing Komoditas Sayuran Di Bali

Jemmy Rinaldi • Rizka Amalia Nugrahapsari • Nfn Suharyanto
Journal article Jurnal Hortikultura • June 2017 Indonesia

Abstract

Usahatani sayuran dinilai tidak berdaya saing dan kurang menguntungkan karena mahalnya harga input produksi tidak seimbang dengan harga output yang dihasilkan. Hal ini menyebabkan produksi sayuran di Bali semakin berkurang sehingga harus mendatangkan pasokan sayuran dari luar Bali. Penelitian ini betujuan untuk: (1) mengetahui daya saing USAhatani sayuran di Bali dan (2) mengetahui dampak kebijakan subsidi pupuk pemerintah terhadap pengembangan USAhatani sayuran di Bali. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Tabanan Provinsi Bali dengan pertimbangan bahwa kabupaten tersebut merupakan sentra produksi sayuran di Bali. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh 50 orang petani sayuran sebagai sampel penelitian. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data primer berupa data input output dalam berusahatani sayuran yang diterapkan petani selama tahun 2014. Metode analisis yang digunakan dalam mengolah data adalah Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa USAhatani sayuran di Bali masih memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif terutama pada USAhatani komoditas cabai merah, cabai rawit dan tomat. Kebijakan subsidi pupuk dari pemerintah berdampak pada pengembangan USAhatani sayuran di Bali terutama pada USAhatani cabai merah, sawi hijau dan kubis/kol. Untuk meningkatkan daya saing USAhatani sayuran dan merangsang petani meningkatkan produksi sayuran di Bali diharapkan pemerintah daerah mampu memberikan kebijakan tambahan berupa: subsidi obat-obatan yang selama ini masih dibeli dengan harga impor oleh petani dan menetapkan kebijakan harga output pada komoditas sayuran.

Metrics

  • 110 views
  • 56 downloads

Journal

Jurnal Hortikultura

Jurnal Hortikultura (J.Hort) memuat artikel primer yang bersumber dari hasil penelitian hortikul... see more