Journal article // Joged






Sonyol Megal-Megol
2016  //  DOI: 10.24821/joged.v8i2.1595
Sekar Ayu Oktaviana Sari

Metrics

  • Eye Icon 255 views
  • Download Icon 121 downloads
Metrics Icon 255 views  //  121 downloads
Abstract

Tulang adalah penopang tubuh, tanpa tulang tubuh tidak akan bisa berdiri tegak. Salah satu tulang yang berfungsi sebagai tumpuan badan ketika duduk disebut dengan tulang panggul atau pangkal paha di sebelah belakang. Keunikan yang terjadi ketika tulang panggul digerakkan dengan cara memutar atau bergerak ke kanan dan ke kiri akan berakibat yang disebut dengan istilah Jawa yaitu megal-megol atau pantat yang bergerak ke kanan dan ke kiri. Melihat fenomena di atas muncul ide untuk menciptakan sebuah karya tari yang bersumber dari gerakan otot bagian panggul. Penata memiliki postur tubuh yang menonjol di bagian panggul, sehingga tampak kurang proposional, hal ini menjadi menarik sehingga terinspirasi untuk menciptakan sebuah koreografi kelompok. Karya tari ini akan fokus pada gerakkan seputaran panggul. Gerakan tersebut sangat menarik karena memiliki keunikan tersendiri. Permainan panggul yang digerakan secara vibrasi mengakibatkan pantat bergetar, sehingga gerakan tersebut menjadi salah satu gerak yang akan dikembangkan. Karya koreografi Sonyol Megal-Megol ini melibatkan dua puluh delapan orang penari perempuan, dengan delapan penari inti dan duapuluh penari pendukung. Adapun jumlah penari sebagai pertimbangan untuk komposisi koreografi, sedangkan untuk pemilihan jenis kelamin karena yang memiliki panggul atau pantat besar dominan perempuan. Karya koreografi mengangkat konsep tentang salah satu bagian tubuh yang berfungsi sebagai tumpuan badan ketika duduk yaitu panggul atau pantat. Musik yang akan digunakan adalah play recorder. Skull is the supporting of the body, and without it body will not be able to stand upright. Skull which has the function to support the body when in sit position is called hip. When hip is being moved to the right and left side or by the curning way, it will create a movement named megal-megol(the bottom move to the right and left side) in javanese analogy. Look at the phenomenon stated above, an idea to create a dance work based on the movement muscle in hip arises. Choreographer has a prominent hip therefore it looks less proportional. This interisting fact inspires choreographer to create a group dance. This dance focuses on hip movement which has uniqueness inside it. Hip which is being moved vibratory causes a movement on the bottom, therefore this a dance that will be developed. Sonyol Megal-Megol choreography involves twenty eight female dancers consist of eight main dancer and twenty supporter dancer. Choreography composition considers the number of dancers. The reason of choosing female as the dancer is because female more likely to have a big hip. The concept of the choreography come up from a part of the body which is used to be a body supporting when in a sit position called hip. The music is being played by recorder.

Full text
Show more arrow
 
More from this journal
Tumurune Hapsari
Kaawakan Ulun
Ritus Barong
🧐  Browse all from this journal

Metrics

  • Eye Icon 255 views
  • Download Icon 121 downloads
Metrics Icon 255 views  //  121 downloads