Journal article // Joged






Dingin
April 2017  //  DOI: 10.24821/joged.v9i1.1667
Ahmad Susantri

Metrics

  • Eye Icon 279 views
  • Download Icon 93 downloads
Metrics Icon 279 views  //  93 downloads
Abstract

Karya tari “Dingin” merupakan sebuah karya yang terinspirasi dari pengalaman empiris di kampung halaman. Karya ini mempresentasikan peristiwa-peristiwa suka dan duka saat berada di kota Liwa, yang pada akhirnya mengarahkan pada satu pilihan untuk kembali pulang.Peristiwa-peristiwa tersebut menjadi sebuah ingatan yang tidak terlupakan. Kebersamaan yang mengembirakan, kesendirian, hidup di keluarga yang ‘kaku', dan suasana dingin kota Liwa yang membuat nyaman, adalah beberapa peristiwa yang meninspirasi. Berdasarkan interpretasi terhadap peristiwa-peristiwa yang dialami, dingin dalam karya ini dimaknai sebagai dingin yang dirasakan tubuh sebagai dingin yang menyenangkan, dan ‘dingin hati' sebagai ungkapan perasaan menyedihkan.Karya tari ini digarap dengan tipe tari studi dan dramatik, ditarikan oleh tiga penari putra, menggunakan setting panggung berupa vinyl berwarna putih yang akan menutup sebagian lantai stage, dan menampilkan multimedia yang menjadi bagian dari pertunjukan karya ini. Bentuk penyajian musik karya ini adalah Musik Instrument Digital Intervace (MIDI). Karya ini diharapkan memberikan manfaat untuk dapat bersikap menghargai masa lalu dan tetap optimis menjalani masa depan.

Full text
Show more arrow
 
More from this journal
Sonyol Megal-Megol
Taru Tari Tara
🧐  Browse all from this journal

Metrics

  • Eye Icon 279 views
  • Download Icon 93 downloads
Metrics Icon 279 views  //  93 downloads