Recently Published
Book

Policing Religious Conflicts in Indonesia

Agama, Keterbukaan dan Demokrasi: Harapan dan Tantangan

Islamic Conservatism and Support for Religious Freedom

Working paper

Memperkuat Forum Kerukunan Umat Beragama (Fkub)

Working paper

Membangun Empati antara Polri dan Masyarakat

Book

Pemolisian Konflik Keagamaan di Indonesia (Edisi Ringkas)

Working paper

Memperkuat Forum Kerukunan Umat Beragama (Fkub)

Working paper

Membangun Empati antara Polri dan Masyarakat

Book

Pemolisian Konflik Keagamaan di Indonesia (Edisi Ringkas)

Most Viewed
Book

Politik Identitas dan Masa Depan Pluralisme Kita

Seperti mewakili perasaan banyak orang, dalam buku ini Buya Ahmad Syafii Maarif secara terbuka menelanjangi ancaman kekerasan oleh kelompok Islam tertentu di Indonesia, yang disebutnya sebagai kelompok “Preman Berjubah.” Katanya, “Yang menjadi burning issues dalam kaitannya dengan masalah politik identitas sejak 11 tahun terakhir ialah munculnya gerakan-gerakan radikal atau setengah radikal yang berbaju Islam. Sebagaimana partner mereka di bagian dunia lain, gerakan-gerakan ini juga anti-demokrasi dan anti-pluralisme, dan sampai batas-batas yang jauh juga anti-nasionalisme.” Dan meskipun terdiri dari berbagai faksi, dalam satu hal mereka punya tuntutan sama: pelaksanaan Syari'ah Islam dalam kehidupan bernegara. Bermula dari orasi ilmiah yang disampaikan pada Nurcholish Madjid Memorial Lecture, dalam buku ini Buya juga menunjukkan mengapa kita tidak perlu terlalu kuatir dengan ancaman di atas. Itu karena pluralisme, yang menomorsatukan keragaman, sudah merupakan bagian esensial bagi keindonesiaan. Selain renungan Buya, buku ini juga memuat tanggapan tujuh orang lain, dari berbagai latar belakang, atas pidato Buya. Seluruhnya ingin memperkuat sendi-sendiri pluralisme kita dari ancaman politik identitas.
Book

Sisi Gelap Demokrasi: Kekerasan Masyarakat Madani di Indonesia

Salah satu capaian penting reformasi di Indonesia adalah tumbuhnya masyarakat madani (civil society) yang kuat. Namun, beberapa di antara organisasi masyarakat madani yang paling efektif dewasa ini justru adalah kelompok-kelompok Islamis garis-keras yang mendakwahkan intoleransi dan menyebarluaskan kebencian. Di beberapa wilayah, seperti Jawa Barat dan seputar Jakarta, organisasi-organisasi ini terbukti amat memengaruhi agenda kebijakan publik, dengan mendesak pemerintah—baik di tingkat lokal maupun nasional—untuk menerapkan pandangan mereka mengenai moralitas dan pemahaman mereka mengenai ortodoksi. Meskipun mengusung agenda-agenda yang antidemokrasi, semua organisasi di atas justru memanfaatkan ruang-ruang bebas yang disediakan demokrasi. Pertanyaannya, apakah organisasi-organisasi itu tumbuh berjalan seiring dengan meningkatnya konservatisme sosial masyakarat Indonesia, atau karena koneksi-koneksi politik tingkat tinggi yang kuat? Mengapa mereka tampak lebih efektif dalam advokasi mereka dibanding organisasi-organisasi lainnya? Bagaimana demokrasi mengatasi kekuatan-kekuatan anti-demokrasi yang menggerogotinya itu? Bermula dari Nurcholish Madjid Memorial Lecture (NMML) VII (2013), di buku ini Sidney Jones menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dari perspektif teori gerakan sosial. Dia juga mengevaluasi berbagai tawaran yang sudah diajukan untuk “mengatasi” organisasi-organisasi di atas dan memperkuat pluralisme seperti yang pernah disuarakan almarhum Nurcholish Madjid. Aspek-aspek tersebut dibahas lebih lanjut dari berbagai sudut pandang oleh para penanggapnya: Elga Sarapung, M. Najib Azca, Jeremy Menchik, Sana Jaffrey, Titik Firawati, dan Zainal Abidin Bagir. Semuanya menyajikan persoalan dan tantangan yang tidak mudah, namun tetap menjaga harapan akan Perubahan dan perbaikan demokrasi dan masyarakat madani. Buku ini perlu dibaca oleh para pengambil kebijakan, akademisi, aktivis sosial dan siapa pun yang merasa peduli dengan masa depan demokrasi Indonesia.
Working paper

Agama, Resolusi Konflik, Bina-Damai: Pengalaman Dunia, Pelajaran Bagi Indonesia

Book

Demokrasi dan Kekecewaan

Book chapter

Mengaktifkan Politik

Working paper

Agama, Resolusi Konflik, Bina-Damai: Pengalaman Dunia, Pelajaran Bagi Indonesia

Book

Demokrasi dan Kekecewaan

Book chapter

Mengaktifkan Politik

Book

Carita Orang Basudara: Kisah-kisah Perdamaian dari Maluku

Book

Pendidikan untuk Perubahan: Sepotong Catatan Tentang Cerita Motivasi dan Inspirasi dari Ambon

Book

Pemolisian Konflik Keagamaan di Indonesia

Suggested For You
Book

Learning From Each Other: Muslim Societies in Indonesia and South Asia

Originating from a radio program called “Asia Calling”, this book has been written to encourage Muslims in Asia to get to know one another better and to learn from each other. The focus is on South and South-East Asia, especially those living in Pakistan, Bangladesh, India, Afghanistan, and Indonesia, where the guest presenter of this program hails from. This is not an unreasonable or irrational idea. First, these areas of Asia are inhabited by the largest population of Muslims in the world, far more even than in the Middle East, the birthplace of Islam. Second, if not the contemporary context, history tells us that, in general, Muslims in these areas have their own special brand of Islam, marked by syncretism, and wide support for religious tolerance and pluralism. Third, the economic, political and security issues in these regions in recent years, such as radicalism and acts of violence and terrorism in the name of Islam, are problems that arise largely from the failure of modern state governments to keep independence promises — and that is not directly related to Islam. Finally, due to all these reasons, Muslims in these two regions have many similarities that could be explored and shared.
Book chapter

Negara Demokrasi yang Belajar

Book

Panduan Praktis Pemolisian Kebebasan Beragama

Book chapter

Dua Monolog Tentang Demokrasi

Book chapter

Negara Demokrasi yang Belajar

Book

Panduan Praktis Pemolisian Kebebasan Beragama

Book chapter

Dua Monolog Tentang Demokrasi

Book

Panduan Praktis Pemolisian Kebebasan Beragama

Monograph

Kontroversi Gereja di Jakarta

Read more articles