Perbandingan Nilai Arus Puncak Ekspirasi Antara Perokok Dan Bukan Perokok

Slamet Santosa • Joko Purwito • Jahja Teguh Widjaja
Journal article Maranatha Journal of Medicine and Health • 2004

Download full text
(Bahasa Indonesia, 12 pages)

Abstract

Rokok dapat menyebabkan inflamasi, fibrosis, metaplasia sel goblet, hipertropi otot polos dan obstruksi jalan napas sehingga mengakibatkan terganggunya faal paru. Salah satu cara untuk mengetahui fungsi faal paru adalah melalui pemeriksaan arus puncak ekspirasi (APE).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh rokok terhadap fungsi faal paru yang dinilai melalui pengukuran APE.Penelitian ini bersifat observasional analitik, menggunakan metoda potong silang dengan membandingkan 2 kelompok penelitian, perokok (n=20) dan bukan perokok (n=20) sesuai kriteria penelitian (matching gender, umur dan tinggi badan). Setiap subyek penelitian diukur nilai APE-nya dengan alat Peak Flow Meter. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata (mean) dan standar deviasi (SD) nilai APE masing-masing kelompok dan dilanjutkan dengan uji beda 2 nilai rata-rata melalui uji “t” tidak berpasangan pada selang kepercayaan (CI) 99 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai APE kelompok perokok 496 (17,9) L/min dengan nilai prediksinya 85,1% ; sedangkan bukan perokok 589,5 (31,9) L/min dengan nilai prediksinya 108,9%. Nilai t hitung (11,441) lebih besar daripada t tabel (2,539). Dapat disimpulkan bahwa nilai APE perokok lebih kecil daripada bukan perokok

Metrics

  • 308 views
  • 981 downloads

Journal

Maranatha Journal of Medicine and Health

Journal of Medicine and Health (JMH) is a biannual open access and peer-reviewed journal. JMH pub... see more