Journal article // Jurnal As-Salam






Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA melalui Problem Based Learning Menggunakan Software Autograph
2016
Lola Mandasari

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 1 download
Metrics Icon 0 views  //  1 download
Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMA yang diberi model problem based learning menggunakan software Autographdan model pembelajaran problem based learning. (2) interaksi antara kemampuan awal matematis siswa dengan model pembelajaran terhadap kemampuan berfikir kreatif matematis. (3) prosespenyelesaian masalah kemampuan berfikir kreatif matematis siswa melalui problem based learning menggunakan software Autograph.Jenis Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen di SMA Swasta Panca Budi Medan. Pemilihan sampel yang dijadikan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan secara random. Sampel diambil dua kelas secara acak. Kelas eksperimen memperoleh problem based learning menggunakan software Autograph. Dan kelas kontrol dengan pembelajaran problem based learning. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan kreatif . Reliabilitas untuk kemampuan kreatif adalah 0,833. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan Manova untuk melihat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui model problem based learning menggunakan software Autograph. Uji Anova untuk mengetahui interaksi kemampuan awal siswa dengan model pembelajaran yang digunakan. Dan analisis deskriptif untuk melihat proses penyelesaian masalah kemampuan berfikir kreatif matematis siswa melalui problem based learning menggunakan software Autograph. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diberi problem based learning menggunakan software Autograph lebih baik daripada siswa yang diberi pembelajaran problem based learning. Peningkatan kemampuan berfikir kreatif untuk kelompok eksperimen adalah 0,8 dengan ketegori tinggi dan kelas kontrol 0,3 dengan kategori sedang.(2)tidak terdapat interaksi antara kemampuan awal matematis siswa dengan model pembelajaran terhadap kemampuan befikir kratif siswa. (3) Proses pemecahan masalah kemampuanberfikir kreatif matematis siswa melalui problem based learning menggunakan software Autograph lebih baik lebih baik dari pembelajaran problem based learning.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 0 views
  • Download Icon 1 download
Metrics Icon 0 views  //  1 download