Metrics

  • visibility 395 views
  • get_app 1434 downloads
description Journal article public Jurnal Politik Universitas Nasional

Komparatif Studi Pembangunan Negara

Song Jae Won, Tb Massa Djafar
Published 2016

Abstract

Park Chung Hee dan Soeharto berasal dari kalangan keluarga petani sederhana yang hidup pada masa pascakolonial. Di masa pemerintahannya, kedua presiden tersebut mendasarkan kekuasaannya pada otoritas personal mereka yang tinggi. Meski terdapat kemiripan di antara keduanya, akan tetapi, hasil ekonomi-politik yang dihasilkan oleh pemerintahan mereka sangat berbeda. Dalam hal ini, penulis menggunakan metode kualitatif dan pendekatan market friendly yang mendasarkan pada teori ekonomi neoklasik. Di sini tampak dengan jelas betapa Park, berhasil mengubah bentuk negara, dari negara miskin dan terbelakang menjadi negara yang “membangun” (development) --- dalam hal ini, negara yang ada adalah negara yang relatif lebih kuat terhadap masyarakat sipilnya. Negara didukung oleh kelompok militer. Sementara itu, kaum burjuasi berada pada posisi yang lemah, karena ketergantungannya pada negara. Akan tetapi, walau keberhasilan pembangunan ekonomi dan sosial pemerintah Orde Baru sangat mengesankan, di saat yang sama ketidakpuasan masyarakat juga makin meningkat. Meski dibungkam oleh pemerintah, namun, ketidakpuasan itu terus meningkat akibat penindasan politik yang keras dan pelanggaran berat hak asasi manusia, maraknya korupsi, penggelapan dana-dana pemerintah, dan praktik-praktik kolusi yang saling menguntungkan antara pemegang kekuasaan politik dan para kroni bisnisnya yang kebanyakan pengusaha besar keturunan etnis Tionghoa, akhirnya, menghalangi terciptanya persaingan bisnis yang sehat di dalam negeri. Park Chung Hee and Soeharto came from the family of simple farmers who live in the post-colonial period. In his reign, the two presidents basing their power on their personal authority is high. Although there are similarities between the two, however, the political-economic results generated by their government are very different. In this case, the author uses qualitative methods and market friendly approach that is based on neoclassical economic theory. Here appear clearly how Park, managed to change the shape of the country, from poor and backward country into a state of “building” (development) --- in this case, states that there are countries that are relatively stronger against its civil society. Countries supported by the military. Meanwhile, the bourgeoisie is in a weak position, because of its dependence on the state. However, despite the success of economic and social development of the New Order government was very impressive, at the same time also increasing public dissatisfaction. Although silenced by the government, however, discontent continued to increase as a result of political repression were hard and gross violations of human rights, rampant corruption, embezzlement of public funds, and practices of collusion of mutual benefit between political powers and cronies his business mostly large employers ethnic Chinese descent, ultimately, hinder the creation of a healthy business competition in the country.

Full text

 

Metrics

  • visibility 395 views
  • get_app 1434 downloads