Tinjauan Sosio Historis Strategi Pengembangan Kemampuan Menulis dalam Konteks Implementasi Kebijakan Penulisan Jurnal Pendidikan Tinggi

Pujiriyanto Pujiriyanto

Download full text
(Bahasa Indonesia, 10 pages)

Abstract

Surat Edaran Dikti 152/E/T/2012 telah disikapi pro dan kontra, seolah kebijakan Dikti merupakan tagihan pada sisi hilir namun melupakan fakta bahwa menulis bukan sekedar persoalan pada sisi hilir, namun merupakan persoalan hulu sampai dengan hilir yang melibatkan pengalaman, pendidikan dan latihan, dan motivasi sehingga memerlukan kajian secara komprehensif. Menulis merupakan proses mental yang dipengaruhi oleh faktor sosial historis yaitu pengalaman. Latihan, dan motivasi. Menulis bukanlah persoalan sederhana semudah membalikkan telapak tangan, namun menulis menyangkut persoalan kultural. Strategi pengembangan yang dilakukan seharusnya juga mencerminkan adanya aktualisasi ilmu pendidikan antara lain melalui; (1) pengembangan kemampuan menulis sejak dini secara tepat, (2) memberikan motivasi dengan menempatkan menulis sebagai pilihan karir prima, (3) pemerintah memberikan pelayanan primer terstandar seperti memberikan wadah terbitnya berbagai jurnal, (4) revitalisasi pengembangan minat baca, dan (5) menyediakan pendidikan dan latihan menulis yang memadai. Edaran Dikti 152/E/T/2012 harus dipandang sebagai langkah awal yang baik dan menjadi bagian koheren dari strategi pengembangan budaya menulis yang transformatif.

 

Metrics

  • 262 views
  • 405 downloads

Conference

Seminar Nasional Ilmu Pendidikan UNS 2014

Seminar Nasional Ilmu Pendidikan UNS is an annual conference on higher education run by Sebelas M... see more