Metrics

  • visibility 1 view
  • get_app 0 downloads
description Journal article public Jurnal Hexagro

Modifikasi Media dan Periode Subkultur pada Kultur Jaringan Pisang Talas (Musa Paradisiaca Var. Sapientum L.)

Rodinah Rodinah, Nofia Hardarani, Hanisa Desy Ariani
Published 2018

Abstract

Pisang talas (Musa paradisiaca var. sapientum L.) mempunyai nilai jual yang tinggi. Perbanyakanbibit pisang talas dilakukan menggunakan anakan hanya berjumlah 5-7 anakan per tanaman. Olehsebab itu, perbanyakan bibit dilakukan dengan kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh modifikasi media dengan periode subkultur terhadap pertumbuhan pisangtalas melalui kultur jaringan. Penelitian ini didesain menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah modifikasi media yaitu: media Murashige Skoog (MS)(m1), MS + BAP 0,5 mg l-1 (m2), MS + TDZ 0,04 mg l-1 (m3), MS + TDZ 1,5 mg l-1 + BAP 1,0 mg l-1 (m4),½ MS + TDZ 1,5 mg l-1 + BAP 1,0 mg l-1 (m5), dan ½ MS + vitamin modifikasi (m6). Faktor keduaberupa periode subkultur, yaitu 6 minggu setelah tanam (mst) (s1) dan 10 mst (s2). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa media MS dengan periode subkultur 10 mst dapat memberikan saat muncultunas tercepat yaitu 4,67 hari setelah subkultur (hss), media MS + BAP 0,5 mg l-1 dengan periodesubkultur 10 mst memberikan saat muncul akar tercepat yaitu 8,17 hss. Media MS + BAP 0,5 mgl-1 menghasilkan jumlah tunas sebanyak 2,75 buah dan media MS menghasilkan jumlah akarsebanyak 3,25 buah.

Full text

 

Metrics

  • visibility 1 view
  • get_app 0 downloads